Disorientasi

by 10.22 0 komentar


Chocoooo!
lama tak bersua, aku mau menhidupkan kembali blog kita. Cho, kali ini aku mau menceritakan kepadamu soal 'kesetengahan' hati yang akhirnya mengantarkan ku pada suatu kebingungan. Kuliah, organisasi yang sekarang ku pertanyakan kembali. apa tujuanku kesana? kenapa sekarang muncul fikiran untuk mundur? DISORIENTASI!

Oke, kuterangkan kepadamu dulu. sekarang aku sudah duduk sebagai mahasiswa semester 4 di Fakultas Biologi UGM. Di kampus aku mengikuti beberapa organisasi, antara lain Jamaah Mahasiswa Biologi, Jamaah Shalahuddin dan Kelompok Studi Entomologi. Ketiga organisasi yang ku ikuti merupakan organisasi yang tak pernah kurencanakan. Bahkan niat untuk masuk sebelumnya belum ada. Karena ikut terkena arus, akhirnya mengalir juga dan timbul pertanyaan. Apa tujuanku ikut-ikut organisasi itu?! pertanyaan itu muncul ketika telah jauh Cho... dan rasa goyah itu makin kuat ketika orang tua berkata,"Enggak perlu ikut-ikutan organisasi. kamu udah belok dari jalan yang kamu tuju di awal! " Cho.. tentu apa ang dikatakan Bapak menjadi dua bagian pisau. Begitu menguatkan ku untuk semakin ingin keluar dari organisasi, tapi di sisi lain perkataan Bapak juga begitu menyakitkan karena... aku sudah mulai menyukai jalan ini.

Cho.. memang dasarnya bukan pribadiku yang terlatih dengan alur organisasi. Sejak SMP, aku secara terang-terangan menentang ikut organisasi. Yang kulakukan hanya belajar, keluyuran main dan ngaji jika sedang insaf. SMA aku sudah mulai mengenal Rohis. Ya, aku tertarik bergabung dengan organisasi keislaman tersebut karena memang mulai tertarik dengan Islam. Tapi lama-lama, aku justru terlibat jauh di dalamnya. Jadi Pengurus harian selama dua periode. Dari track record Rohis itu juga yang membwaku jauh ke JMMB, juga JS. Sekrang aku menemani teman-teman di Bidang Media Opini JMMB, juga menjadi staff redaksi di Media Centre JS. Satu kelemahan yang masih terbawa Choco, aku paling tidak bisa jika harus menggunakan akhir pekan pergi ke kampus dan bermusyawarah ataupun mengikuti kegiatan-kegiatan yang menghabiskan waktu di ruangan! sehingga tidak ada waktuku untuk bapak-ibu dirumah. tidak ada waktu untukku mengunjungi teman-teman lama.

Sejak mengikuti organisasi di sekolah, aku mulai mengurangi jatah latihan taekwondo saat itu, bahkan sekarang aku sudah berhenti. Jadwal membantu bapak-ibu mulai berkurang karena selalu pulang ke rumah dalam keadaan lelah.. dan mulai autis kembali dengan tumpukan laporan. Kembali, aku menjadi pribadi yang pulang kerumah tanpa jiwa. sejak mulaii itulah, di semester tiga aku mulai sakit-sakitan. Bila terlalu lelah, aku akan mengalami istihadah parah dan migrant akibat begadang. Wajar jika bapak-ibu mulai khawatir dengan keadaanku Cho.. mereka merasa kehilangan anaknya. Pulang hanya untuk makan, tidur, mengerjakan laporan dan berangkat kuliah lagi..

Cho.. nampaknya terlalu naif untuk ku bilang bahwa aku akan baik-baik saja jika kuliah sambil berorganisasi. Pahit memang, aku tidak bisa membuktikan kepada Bapak bahwa aku akan baik-baik saja. ketika ditanya nilai, aku tidak bisa menunjukan nilai kuliah yang gemerlang. Ketika ditanya, apakah aku menikmati semua yang kujalani di organisasi. Ku bilang, '"Tidak juga, karena aku tidak suka menghabiskan banyak waktu di ruangan dan selalu terikat dengan sistem yang ada"
setenga hati Cho aku menjalaninya... aku belum mencapai ikhlas.

kalau memang ternyata bukan kapasitasku terus bertahan dalam struktur organisasi, seharusknya aku sudah keluar dari dulu. Ataukah sekarang kuputuskan untuk berhenti?
Aku ini bukan tipe orang yang suka teikat, aku harus mengakui itu Cho.. aku tidak mau berlama-lama menjalani hal ini dengan setengah hati.

Cho.. aku sudah mulai menyukai jalan ini. Dekat dengan orang-orang sholeh dan shalihah, orang-orang yang rajin dan semangat dan mulai menyumbang kemampuan yang pas-pasan untuk berbagi kebaikan, tapi satu yang tidak kubisa. Bertahan di suatu sistem organisasi yang selalu menuntut untuk di prioritaskan. Aku bukan tipe orang yang nyaman diikat Cho.. Astaghfirullah

Image source: http://www.123rf.com


gudang kata choco renji

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar