Masalahnya nggak ada toko penjual jilbab hati?

by 06.37 0 komentar

Dear friends..
semua butuh proses, ya dalam belajar dalam memahami hakikat dibutuhkan proses karena memang tidak mudah. Dan sekarang saya juga masih dalam proses.. ini soal kita, cewek--> tentang mangambil keputusan untuk berjilbab
saya memutuskan berjilbab tanpa ada desakan dari pihak manapun. Keputusannya memang tidak mudah, awal-awal saya malu karena yang saya tahu saya ini anak bandel, saya juga bukan anak yang rajin ngaji, hobi berantem dan teman-teman saya kala itu anak-anak yang hobi main ke studio musik dan mereka yang rajin menghempaskan kakinya di atas matras.
ketika saya kambali ke tempat latihan dengan kondisi yang berbeda, mereka juga memberikan respon yang tidak biasa. yang biasanya narik-narik rambut saya sembarangan mereka berlahan juga memahami saya. Saat ada sesi latihan yang mengharuskan menyingsingkan lengan baju mereka juga perhatian kok, "Oh.. buat kamu g usah" Lingkungan akan belajar memahami kita juga.
Tapi bukan berarti memakai jilbab berarti kamu jadi orang yang sepenuhnya baik. Enggak. Saya masih nakal, bocah nakal yang perlu banyak-banyak dinasihati. Saya juga masih bisa main dengan teman-teman lama saya kok. Bedanya sekarang saya terus belajar, jilbab jadi kontrol buat saya. Untuk terus belajar dan berhati-hati dalam bersikap. Karena saya rasa tidak adil jika saya yang berbuat buruk , tapi jilbab saya yang disalahkan. Salahkan saya, tegur saya, nasihati saya, karena bukan jilbab saya yang berbuat salah!
jilbab yang saya pakai ini cuma kain, itu benda mati. Kapan saja di mana saja bisa dengan mudah di lepas. tapi ketika menggunakannya dengan kesadaran penuh, itu bukan sekedar kain. Jika kiranya kita belum siap lalu mengatakan, "Jilbabi hati dulu" masalahnya nggak ada toko penjual jilbab hati? Jadi, ketika kita berjilbab, saat itu kita akan mulai dituntut belajar lebih. Yaa, kita mulai berproses..
buat temen-temenku yang punya niat berjilbab ayo jangan ditahan 
Jilbab bukan tuntutan sosial, tapi jilbab itu panggilan yang akan menuntut kita mengikhlaskan keindahan yang diberi Allah ke kita untuk dijaga.

gudang kata choco renji

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar